Demokrat Kini Sudah Tidak Malu Malu Lagi Perlihatkan Arah Politik Mereka

Demokrat Kini Sudah Tidak Malu Malu Lagi Perlihatkan Arah Politik Mereka

Berita Terbaru – Setelah sekian lama akhirrnya partai Demokrat tunjukan indikasi secara terang terangan untuk dukungan mereka kepada presiden terpilih. Ketua Divisi Advokasi serta Pertolongan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menjelaskan, partainya akan memberi dukungan pemerintahan, walau belum diresmikan. Tetapi, internal Konsolidasi Indonesia Kerja kelihatan belum seutuhnya terima secara lapang dada. Pengamat politik Hendri Satrio menjelaskan, konsolidasi terlihat cemas lantaran manuver Partai Demokrat yang lebih mendukung pemerintah cuma untuk memuluskan profesi politik Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) hadapi Pemilu 2024. “Bisa Demokrat masuk ke pemerintahan, asal yang menteri bukan AHY. Sesaat buat Demokrat, jika bukan AHY mending tak perlu,” tutur Hendri pada Wartawan, Selasa (13/8/2019).

Demokrat Kini Sudah Tidak Malu Malu Lagi Perlihatkan Arah Politik Mereka

Hal seirama dikatakan politikus PDI-Perjuangan Andreas Hugo Pareira. Dia memandang Partai Demokrat terlambat untuk merapat sebab diutarakan sesudah hasil Penentuan Presiden atau Pemilihan presiden 2019 didapati. Dia menyangka, kemauan Partai Demokrat dalam memberi dukungan pasangan Jokowi-Ma’ruf sebab mengharap pembagian kekuasaan dalam Kabinet Kerja Jilid II. Menurut Hendri, pengakuan Andreas itu butuh diamankan jadi signal penampikan. “Ini terlihat mereka (konsolidasi Jokowi-Ma’ruf) tidak punya niat memberi panggung politik untuk AHY,” kata Hendri. Hendri menjelaskan, semestinya pengalaman politik AHY harus diperkaya dahulu dengan jadi anggota dewan. Dengan begitu, bukan dengan menggerakkan AHY jadi menteri untuk batu loncatan. “Tetapi mungkin Demokrat punyai taktik lain. Kita harus hormati itu,” katanya.

Awalnya, Ferdinand Hutahaean menjelaskan, arah partainya sudah bundar untuk menguatkan pemerintahan Jokowi serta Maruf untuk lima tahun ke depan. Namun, menurutnya, suport itu belum dikatakan dengan sah. Ketetapan itu, kata Ferdinand, diambil Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sesudah sang istri, Ani Yudhoyono, wafat. “Ya itu sikap sah serta pilihan paling depan. Tetapi semua kembali pada Pak Jokowi,” kata Ferdinand pada wartawan, Senin (12/8/2019). “Kapan? Sikap itu telah sah ditetapkan pasca-40 hari berkabung Demokrat walau tidak dipublikasikan dengan sah, sebab menanti dikatakan dengan resmi saat yang pas,” katanya. Ferdinand menjelaskan, sekarang partainya masih merajut komunikasi intensif dengan partai-partai dalam Konsolidasi Indonesia Kerja (KIK) serta Jokowi. Dia menjelaskan, Partai Demokrat siap menolong pemerintah bila Presiden dipilih Joko Widodo ajak masuk.

Selain itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menjelaskan, suport Partai Demokrat untuk pemerintahan Jokowi-Ma’ruf belum ditetapkan oleh Majelis Tinggi Partai. Syarief mengaku sebagian besar kader partai memang inginkan masuk dengan konsolidasi pemerintah. Tetapi, ada pula yang menampik saran memberi dukungan pemerintah. “Ya belum ditetapkan sama majelis tinggi, Memang kan perbincangan kan antara kader kan ada yang ingin masuk ada yang tidak,” kata Syarief.

Author

admin@poemascortosweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *