Ketetapan Ganjil Genap Untuk Taksi Online Teryata Belum Berjalan Dengan Baik

Ketetapan Ganjil Genap Untuk Taksi Online Teryata Belum Berjalan Dengan Baik

Berita Terbaru – Analisis taksi online kebal ganjil genap belum selesai. Sekarang, pemberi tanda untuk taksi berbasiskan aplikasi itu terhalang ketentuan. Keputusan Mahkamah Agung (MA) masalah Ketentuan Menteri Perhubungan nomer 118/2018 mengenai penyelenggaraan angkutan sewa khusus tidak memperkenankan ada pemberi tanda buat angkutan online. Berarti wawasan penandaan memakai stiker ditata lagi. “Berarti bila Pak Gubernur, kita lakukan penandaan kan, bertabrakan dengan etika di atas,” sebut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, Jumat (30/8/2019).

Ketetapan Ganjil Genap Untuk Taksi Online Teryata Belum Berjalan Dengan Baik

Dishub sekarang menyerahkan pada pihak kepolisian berkaitan persoalan pemberi tanda buat taksi online. Syafrin memandang, kepolisian punyai wewenang untuk lakukan itu. Kebijaksanaan mengenai penandaan taksi online seutuhnya jadi wewenang dari Korlantas Polri. Dishub tidak merekomendasikan apa taksi online dapat bebas ganjil genap ataukah tidak.

“Sebab ini, Dishub telah berupaya cari ruangan yang dapat dikerjakan supaya ada penandaan, tetapi nyatanya mentok di peraturan atasnya,” sebut Syafrin. “Jika pemerintah pusat tidak dapat lakukan penandaan, ditambah lagi pemda. Kan kita harus lihat etika. Tidak mungkin ketentuan gubernur menabrak ketentuan di atasnya, kita harus patuh azas,” tutur Syafrin.

Pemberi tanda bebas ganjil-genap untuk taksi online gunakan stiker terbentur keputusan Mahkamah Agung (MA). Sekarang Pemprov DKI sedang membahas pemberi tanda taksi online bebas ganjil-genap menggunakan pelat nomer. “Setahu saya diskusinya mengenai pelat (nomer),” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2019).

Gagal gunakan stiker, sekarang penandaan untuk taksi online kembali masuk ke komunitas diskusi di antara Pemprov DKI dengan Korlantas. Diskusi itu sekarang mewacanakan pemberi tanda taksi online bebas ganjil genap memakai pelat nomer. Anies menjelaskan analisis itu masih diulas. Ia pun tidak detil menerangkan bagaimana ketentuan itu akan dibikin. Pemprov menyerahkan seutuhnya ke polisi.

“Memang tempo hari ada rumor mengenai penandaan dengan pelat nomer, tetapi itu masuk ke kuasanya kepolisian, serta ini yang sedang dibahas. Kelak seperti apa, kita nantikan saja di Dishub, saya tidak tahu benar detil ketentuannya,” jelas Anies. “Kita harus mempunyai dasar-dasar hukumnya, serta dasar-dasar hukumnya ialah ikuti referensi dari ketentuan, baik UU atau ketentuan pemerintah atau ketentuan menteri perhubungan,” tutur Anies.

Author

admin@poemascortosweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *