Indonesia Berhasil Membuat Peluang Jaga Gelar Juara Unutk Kategori Beregu Putera Cabor Badminton Sea Games 2019

Indonesia Berhasil Membuat Peluang Jaga Gelar Juara Untuk Kategori Beregu Putera Cabor Badminton Sea Games 2019

Berita Terbaru –Team badminton putra Indonesia akan bertanding di final beregu putra badminton SEA Games 2019, Rabu (4/12/2019). Indonesia akan bertemu dengan team badminton putra Malaysia pada final badminton SEA Games 2019 di Muntinlupa Sports Complex jam 08.15 WIB.

Indonesia Berhasil Membuat Peluang Jaga Gelar Juara Unutk Kategori Beregu Putera Cabor Badminton Sea Games 2019

Sepanjang keikutsertaan Indonesia di tempat SEA Games 2019, team badminton putra Indonesia telah mendapatkan 16 medali emas. Team badminton Indonesia tertera mendapatkan medali emas berturut-turut di tahun 1977, 1979, 1981, 1983, 1985, 1987, 1993, 1995, 1997, 1999, 2003, 2007, 2009, 2011, 2015, serta 2017.

Indonesia tetap jadi negara favorite untuk dapat mendapatkan medali emas di tempat multievent paling besar di Asia Tenggara ini. Melihat musuh yang akan ditemui team badminton putra Indonesia di final badminton SEA Games 2019, Malaysia jadi hanya satu negara yang dapat mendapatkan emas ditengah-tengah supremasi Indonesia.

Malaysia tertera mengumpulkan medali emas di nomor beregu putra pada tahun 1989, 1991, 2001, serta 2005. Pada tahun 2001, Malaysia menang tipis 3-2 atas Indonesia di set final serta terulang lagi di SEA Games 2005.

Selesai tidak berhasil mendapatkan medali emas di tahun 2001 serta 2005, Indonesia tertera mencetak kemenangan berturut-turut pada final badminton SEA Games tahun 2007 sampai 2017. Kepala pelatih Malaysia, Wong Choong Han, menjelaskan jika peluang teamnya untuk mendapatkan medali emas menyusut selesai Indonesia diyakinkan turunkan Anthony Sinisuka Ginting di nomor beregu.

“Indonesia telah jadi favorite untuk mendapatkan medali emas beregu putra. Saat ini, dengan kedatangan Anthony membuat Indonesia lebih kuat,” sebut Wong Choong Han. Walau lebih diunggulkan di nomor tunggal putra, team badminton putra Indonesia tidak bisa jemawa.

Masalahnya Malaysia mempunyai ganda putra muda mereka yang sedang ada dalam perform terbaik yaitu Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Aaron Chia/Soh Wooi Yik akan bertemu dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Selama ini, pasangan Malaysia itu unggul 3-0 atas Fajar/Rian. Hal itu yang perlu diprediksi oleh team badminton putra Indonesia. Walau bisa menjadi pertandingan ketat, tunggal putra Jonatan Christie akui optimistis dapat mendapatkan hasil baik dalam pertandingan final yang sesaat akan berjalan.

“Musuh Malaysia pasti ketat sebab tunggal pertama serta ke-2 mereka bagus. Ganda putranya bagus juga, jadi kami harus siaga. Masih optimis, tapi tidak bisa meleng,” kata Jonatan. Hal sama dikatakan Fajar Alfian. Menurut dia, pertandingan final pagi ini hari jadi motivasi ia serta Rian untuk memberi yang paling baik buat Indonesia.

“Dengan head to head kami kalah dari ganda pertama Malaysia, tapi ini laga beregu apa pun dapat berlangsung,” kata Fajar. “Yang tentu kami tetap harus konsentrasi serta mentalnya harus disediakan . Kami tidak ingin terbeban, tetapi justru makin terpacu di laga ini untuk memberi yang paling baik bikin negara,” lanjut ia menerangkan persiapan hadapi Malaysia di final badminton SEA Games 2019 ini hari.

Author

admin@poemascortosweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *