KPK Sudah Simpan Ditempat Yang Aman Dokumen Yang Bersangkutan Dengan Suap Wahyu Setiawan

KPK Sudah Simpan Ditempat Yang Aman Dokumen Yang Bersangkutan Dengan Suap Wahyu Setiawan

Berita Terbaru – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mengambil alih beberapa dokumen berkaitan masalah suap yang menyertakan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Pelaksana Pekerjaan Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan, dokumen-dokumen itu didapatkan penyidik dari pemeriksaan ruangan kerja Wahyu di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020) ini hari.

KPK Sudah Simpan Ditempat Yang Aman Dokumen Yang Bersangkutan Dengan Suap Wahyu Setiawan

“Sesaat yang kami temukan dari pemeriksaan untuk sesaat memperoleh beberapa dokumen yang perlu berkaitan dengan serangkaian tindakan dari terduga yang kelak akan kami konfirmasi selanjutnya,” kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Senin malam. Ali menjelaskan, pemeriksaan hari ini dikerjakan di dalam rumah dinas Wahyu yang beralamat di lokasi Pejaten, Jakarta Selatan.

Ali memberikan tambahan, selama ini faksinya belum temukan uang tunai dari dua tempat yang digeledah. “Untuk info sesaat ya dari rekan-rekan yang berada di lapangan belum diketemukan uang atau mungkin tidak diketemukan uang, tetapi beberapa dokumen dokumen jadi penting kelak saat di konfirmasi pada saksi,” kata Ali .

Selain itu, Ali malas ungkap beberapa lokasi selanjutnya yang akan digeledah KPK berkaitan masalah Wahyu Setiawan, terhitung peluang KPK memeriksa Kantor DPP PDI Perjuangan. “Kelak kami akan berikan selanjutnya pada rekan-rekan semua pekerjaan apa setelah itu sesudah team penyidik sesudah malam hari ini tuntaskan pemeriksaan di dua tempat itu,” kata Ali.

Dikabarkan, Komisioner KPU Wahyu Setiawan jadikan terduga sebab disangka terima suap sesudah janji untuk memutuskan calon legislatif PDI-P Harun Masiku jadi anggota DPR dipilih lewat proses PAW. KPK mengatakan, Wahyu sudah terima uang sejumlah Rp 600 juta dari Harun serta sumber dana yang lain yang belum didapati identitasnya.

Sedang, Wahyu disebutkan minta uang operasional sebesar Rp 900 juta untuk memuluskan kemauan Harun. KPK memutuskan keseluruhan empat terduga dalam masalah suap yang menyeret komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Tidak hanya Wahyu, KPK memutuskan bekas anggota Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang orang keyakinan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina. Lalu, politikus PDI-P Harun Masiku, serta faksi swasta namanya Saeful. Dua nama paling akhir disebutkan Lili jadi pemberi suap. Sesaat Wahyu serta Agustiani disangka jadi penerima suap. Wahyu, Agustiani, serta Saeful telah ditahan KPK sesudah terjaring melalui operasi tangkap tangan pada Rabu (8/1/2020) kemarin. Sedang, kehadiran Harun belum juga didapati.

Author

admin@poemascortosweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *