Ternyata Pluto Tidak Sendirian Yang Turun Kasta

Ternyata Pluto Tidak Sendirian Yang Turun Kasta

Berita Terbaru – Ternyata penurunan pangkat atau tingkat tidak hanya terjadi di kalangan manusia. Pasalnnya hal inilah yang terjadi di salah satu planet yang kita ketahui Yaitu Pluto. Seperti yang kita ketahui jika Pluto sudah jadi planet yang ‘turun tingkat’ jadi planet dwarft atau planet kerdil. Tetapi nyatanya, Pluto bukan salah satu objek yang alami hal tersebut.

Ternyata Pluto Tidak Sendirian Yang Turun Kasta

Tidak lama sesudah penemuan Uranus, astronomer temukan objek-objek yang lain yang diberi nama Ceres, Pallas, Juno serta Vesta. Saat itu, mereka diklasifikasikan jadi planet, seperti diambil dari Astronomy. Hal ini yang membuat Pluto Pun harus turun tinggkat.

Asumsi ini berjalan semenjak 1808 sampai 1845. Tetapi, sesudahnya astronom memandang mereka jadi Asteroid. Dikutip Gizmodo, Astraea, Hebe, Flora, Metis, Parthenope, Victoria, Egeria, Irene, serta Eunomia masuk juga klasifikasi planet namun ilmuan secara cepat temukan kata ‘asteroid’ buat mereka.

Selanjutnya, Asteroid disebutkan planet minor atau planetoid, yang disebut benda memiliki ukuran lebih kecil dibanding planet, tapi semakin besar dibanding meteoroid, biasanya ada dibagian dalam Tata Surya (lebih dalam dari orbit planet Neptunus).

Namun di tahun 2006, Ceres, Haumea, Makemake, Eris (yang awalnya disebutkan Asteroid) serta Pluto (yang awalnya disebutkan planet) beralih digolongkan jadi planet kerdil. Hygiea juga mengejar jadi calon untuk masuk dengan planet katai yang lain.

Beberapa waktu setelah itu, di tahun 2018, beberapa periset dari Southwest Research Institute (SwRI), organisasi nirlaba asal Texas, Amerika Serikat, menyatukan data dari NASA serta European Ruang Agency (ESA) untuk menerangkan apa sebetulnya status Pluto sekarang. Menurut mereka, Pluto ialah satu komet raksasa.

“Kami sudah meningkatkan mode dari susunan kimiawi luar angkasa punya Pluto, serta kami mengatakan jadi komet raksasa,” tutur Dr. Christopher Glein, salah satunya periset dari SwRI, seperti wartawan kutip dari CNET. Tidak hanya jejeran nama yang disebut di atas, Matahari serta Bulan sempat juga dipandang seperti sisi dari planet. Ini karena Ptolemaic Mode yang meyakini bumi jadi pusat dari tata surya.

Author

admin@poemascortosweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *